“Mahasiswa Sebagai Duta Etika Bermedia Sosial"

Ditulis oleh : Refri Astari Srigama

             Media Sosial saat ini banyak digunakan di semua usia mulai dari anak-anak hingga orangtua dan khususnya adalah  mahasiswa. Bagi para mahasiwa/i, media sosial merupakan sarana komunikasi yang cepat tanpa batasan, segala informasi yang berupa kegiatan organisasi dan perkuliahan di kelas ada pada sosial media mereka . Komunikasi dengan dosen pun sering menggunakan sosial media yaitu WatssApp ataupun LINE dan sejenisnya, sehingga mahasiswa/i sekarang dituntut untuk mempunyai alat komunikasi (handphone) berbasis Android dan tidak lepas dari koneksi internet sehingga mereka dapat terhubung satu sama lain.
            Selain untuk keperluan organisasi dan perkuliahan di kampus, sosial media digunakan oleh mahasiswa/i untuk mencari informasi, mengembangkan hobi, kreatifitas dan membagikan kegiatan ataupun aktivitasnya sehari-hari kepada orang lain. Membagikan kegiatan sehari-hari tersebut tentu yang dibagikan adalah kegiatan positif yang menginspirasi. Namun ada juga yang hanya untuk senang-senang dan kepuasan diri sendiri. Selama hal itu tidak melanggar undang-undang ITE (Informasi Transaksi Elektronik) hal tersebut boleh saja dilakukan. Para pengguna sosial media khususnya yang saat ini menyandang status sebagai mahasiswa harus menggunakan akun sosial medianya dengan arif dan bijak, tidak menyinggung, mengancam, menghasut maupun mengadu domba pihak-pihak lain, tidak membagikan berita bohong, dan selalu menjaga etika dalam bermedia sosial. Karena hakikatnya mahasiswa adalah contoh masnyarakat yang di dalam dirinya ada tanggung jawab besar untuk kebaikan negara, bukan malah ikut berkomentar negatif dan mengikuti akun gosip yang dapat menghilangkan nilai-nilai kesantunan mahasiswa itu sendiri.
            Kualitas seorang mahasiswa juga dapat dilihat dari apa yang mereka bagikan di akun sosial media miliknya, baik itu berupa gambar maupun tulisan. Jangan sampai apa yang dilakukan bertentangan dengan nilai agama dan nilai-nilai di masnyarakat demi untuk mendapatkan ketenaran yang bersifat sementara.
            Jadikanlah sosial media sebagai peluang untuk para mahasiswa/i mengembangkan diri mereka yaitu kreatifitas yang berkualitas. Mahasiswa adalah duta bermedia sosial di masnyarakat, mengembangkan hobi yang positif yang menginspirasi banyak orang. Peluang untuk mencari uang jajan tambahan bukan ke-viral-an murahan.
 

Komentar